juy yang mendampingi mark hari ini dan merangkap sebagai supir pribadinya, mengarahkan mobil ke bahu jalan. kemudian ia mencari keberadaan dompet di dalam tas miliknya.
"mark, gue mau beli bunga dulu ya disitu."
mark yang sebelumnya sedang memainkan ponselnya mengangkat kepala. "yo, pilihin yang bagus ya."
"kalo lo ngomong gini jadi keinget jayden yang mikir gue bakal beli bunga tabur yang biasa ada di pemakaman," juy membuka seat belt kembali menoleh ke belakang, "mau ikut gak?"
"ngapain anjir. lo kata gue anak sd yang selalu ikut kemana orang tuanya pergi?" ucap mark sambil terkekeh, "cepet nanti jay ngambek."
juy tertawa terbahak-bahak, "anjing. ya sebentar, nanti gue mau ke minimarket juga. mau nitip gak lo?"
mark tampak berpikir dari kursinya. mematikan ponsel lalu menaikkan sebelah alis, "gausah deh, udah rapi juga gue. titip air mineral aja."
juy menangguk sambil berteriak untuk menunggu lima belas menit, kemudian dirinya menghilang memasuki toko bunga yang bertuliskan 'supermarket flowers' besar-besar diluarnya. mark tidak ambil pusing menunggu temannya itu, ia memilih membuka aplikasi di ponselnya. menonton youtube misalnya.
tak jarang lelaki itu menonton konten youtuber yang sedang trending, mulai dari atta aurel, rans ent, rilisnya dangdut, sampai ke leslar menikah. dia tipikal yang menikmati berbagai konten agar tetap update.
"hahahaha, hahahahahaha." siapa lagi kalau bukan mark.